Hari panas terik, jalanan berdebu, tanah kering, sungguh gersang. Berhari-hari tanpa hujan memang sungguh tidak menyenangkan. Dan hari pun berlalu.

Tiba-tiba saja hujan turun dengan derasnya terus menerus sepanjang setengah hari. Tiba-tiba saja sungai-sungai yang kering menjadi penuh dengan air, bahkan sampai meluap ke jalanan.

Beberapa kendaraan yang melintasi jalan yang tergenang air gagal bertahan agar tetap menyala hingga keluar dari genangan. Kemacetan pun tidak dapat dihindari, apalagi ketika hari mulai gelap. Begitulah kota Jakarta belakangan ini.

Padahal hujan itu sebuah berkah. Padahal hujan itu menyegarkan. Padahal hujan itu menyejukkan udara sekitar. Padahal hujan itu menyuburkan tanaman. Padahal hujan itu menambah debit air tanah. Padahal hujan itu tidak semestinya menjadikan keadaan seperti di Jakarta saat ini…

…kalau tidak banjir.

Ya, kalau tidak banjir, semua akan jauh lebih baik. Berkat yang begitu terasa manfaatnya. Tapi banjir membuat kaki jadi kotor, membuat kendaraan tidak mau menyala, bahkan membuat barang-barang yang tergenang jadi rusak.

Agaknya semua orang punya alasan yang serupa ketika ditanya mengapa air di sungai bisa tidak mengalir? Ya pasti karena tersumbat. Lalu apa yang menyumbatnya? Mungkin sampah. Mungkin juga endapan lumpur dan tanah yang sudah cukup tinggi membuat daya tampung berkurang.

Bicara soal berkat, bagaimana ya jadinya kalau berkat yang tercurah dan kita terima dari Tuhan yang Maha Pemurah itu tidak bisa mengalir keluar? Kebanjiran berkat. Kedengarannya bagus! Tapi mungkin tidak juga ya. Ketika sesuatu itu melimpah, namun tidak bisa disalurkan ke tempat lain, bisa-bisa malah menjadi bahaya. Seperti banjir yang lama menggenang tanpa mengalir yang membuat kotor, benda menjadi berkarat, dan sarang penyakit.

Kita memang diciptakan Tuhan untuk menjadi saluran berkat. Tapi sampah-sampah kehidupan memang membuat saluran tersumbat, juga kotor. Keegoisan, serakah, dan masih banyak lagi yang lainnya. Kalau salurannya bersih dan dapat mengalir lancar, maka berkat itu bukan hanya melimpah namun juga menyehatkan dan menyegarkan, seperti aliran air bening yang terpancar dari mata airnya.

Colors

Posted: October 13, 2010 in Blog-o-sphere

Mengapa ada banyak warna di dunia?

Langit berwarna biru cerah.
Oh tidak! Ia berwarna jingga keemasan di sore hari, dan menghitam di malam hari.

Dedaunan berwarna hijau.
Oh tidak juga! Ia menguning di saat layu, dan memerah di musim gugur.

Bunga berwarna merah.
Oh tidak hanya itu! Masih ada yang berwarna kuning, putih, ungu, jingga, dan banyak lagi.

Keanekaragaman warna membuat sesuatu terlihat lebih indah, lebih meriah! Dan siapa pula yang menciptakan cakrawala dan segala isinya yang penuh warna? Dialah Tuhan yang Maha Kuasa. Langit menceritakan kemuliaan-Nya, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya! (Mazmur 19:1-7)

Mengapa ada banyak warna di dunia? Karena Sang Pencipta adalah Tuhan yang penuh warna. Jika Dia mampu yang menciptakan pelangi yang berwarna warni, tentu Dia juga bisa membuat hidup dan hari-hari kita penuh warna dan makna. So, let’s live our life together with Him!

Waktu lagi baca-baca tentang Peraturan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Tentang Pendaftaran Ciptaan, ada satu bagian yang agak menggelitik di bagian petunjuk lampiran I.

Petunjuk Lampiran I Permen Tentang Pendaftaran Ciptaan

Buku Sakti

Petunjuk Lampiran I Poin IV.11

Petunjuk Lampiran I Poin IV.11



Lihat di bagian Petunjuk Lampiran I Poin IV.11. Ada yang tau apa bedanya Program Komputer sama Komputer Program? :D

Apa yang beda dari tulisan Hello World di atas? :-? iya, kedua tulisan itu diapit oleh tanda yang berbeda. Yang pertama menggunakan ‘single quote’ sedangkan yang kedua memakai “double quote”. Lalu kenapa?

Nah kali ini kita sedang berbicara soal pemrograman PHP. Di PHP, tanda ‘single quote’ dan “double quote” bisa digunakan untuk menulis string. Seperti ini:

$str1 = 'Hello World';
$str2 = "Hello World";

Selain dua cara tadi, ada juga dua cara menulis string yang lain, yaitu dengan sintaks HEREDOC dan NOWDOC.

// HEREDOC
$str3 = <<
Hello World
EOT;
// NOWDOC
$str4 = <<<'EOT'
Hello World
EOT;

Memang hasil dari keempat baris tersebut akan sama. Namun sebenarnya ada perbedaan karakteristik yang mendasar (kalau ga ada bedanya buat apa dibikin banyak macem kan?). Misalnya antara petik satu dan petik dua, pada petik dua, PHP akan melakukan interpretasi lebih lanjut seperti escape character dan variable, sedangkan petik satu tidak. Selengkapnya mengenai perbedaan tersebut bisa dibaca di dokumentasi php.net mengenai string[1].

Oleh sebab itu, meskipun hasilnya sama, namun waktu pemrosesannya bisa berbeda.

Karena penasaran, terjadilah eksperimen berikut. :-)

Mari kita coba melakukan 1000x assignment tulisan “Hello World” ke variabel.

start = GET timestamp
FOR 1000x
str = 'Hello World'
ENDFOR
end = GET timestamp
singlequote_time = end - start

Agar hasilnya lebih terpercaya, kita lakukan 1000x pengujian. Dan hasilnya… *jeng jeng jeng*

Results for 1000x assigning "Hello World":
1000x tests taken.

Single Quote:
 - Max = 0.0045969486236572
 - Min = 0.00067710876464844
 - Avg = 0.00089865803718567

Double Quote:
 - Max = 0.0036039352416992
 - Min = 0.00067782402038574
 - Avg = 0.0008852322101593

Heredoc Syntax:
 - Max = 0.0081748962402344
 - Min = 0.0006868839263916
 - Avg = 0.00091296410560608

Nowdoc Syntax:
 - Max = 0.0056388378143311
 - Min = 0.00068092346191406
 - Avg = 0.00089625239372253

Ternyata tidak banyak perbedaan, hanya sekitar 0.002406 – 0.027732 ms saja.
Sekarang kita coba tes dengan memanfaatkan fitur masing-masing cara, melakukan assignment “Hello World” + $str, dimana $str = ” Cup 2010″

// SINGLE QUOTES
$str1 = 'Hello World' . $str;
// DOUBLE QUOTES
$str2 = "Hello World $str";
// HEREDOC
$str3 = <<<EOT
Hello World $str
EOT;
// NOWDOC tidak dapat diaplikasikan

Dan hasilnya…

Results for 1000x assigning "Hello World" + $str:
$str = " Cup 2010";
1000x tests taken.

Single Quote:
 - Max = 0.011114120483398
 - Min = 0.00073599815368652
 - Avg = 0.00098591780662537

Double Quote:
 - Max = 0.012242078781128
 - Min = 0.00095701217651367
 - Avg = 0.0013443555831909

Heredoc Syntax:
 - Max = 0.01262903213501
 - Min = 0.00095701217651367
 - Avg = 0.0013397529125214

Nowdoc Syntax:
 - Not Applicable

Ternyata perbedaannya mencapai 0.358438 ms! Penggunaan petik satu 1.36 kali lebih cepat daripada petik dua. Walaupun angka perbedaannya kecil, tapi lumayan juga kan untuk performa server?

Beberapa hasil diskusi menyarankan pemakaian petik satu untuk kebutuhan string biasa. Pilihan Anda?

1 PHP: Strings – Manual
http://www.php.net/manual/en/language.types.string.php

2 Singleversus double quote marks string delimiters – PHP answers
http://bytes.com/topic/php/answers/3954-single-versus-double-quote-marks-string-delimiters

Ada yang pernah denger Windows Junction Point?
“Wah belom om, kalau Pluit Junction tau saia.. Riau Junction juga.. tapi kalo yang satu itu sih baru denger..”

Wah bukan2.. Junction Point disini itu bukan mall, bukan plaza, bukan juga tempat jalan2 ato tempat belanja. Tapi ini fitur dari Windows.

“Hah? Fitur jendela om? Emang buat apa junction point itu? Buat ngunci jendela otomatis gitu? ato buat anti maling barangkali?”

Aduh2, bukan jendela yang itu.. tapi jendela yang di komputer loh..

*Udah ah intronya garing* Langsung aja to the topic. :-D

Apa itu Symbolic Link?

Bagi yang biasa berkecipung di dunia Linux atau Mac mungkin sudah tak asing lagi sama yang namanya Symbolic Link. Ya itu untuk membuat file atau direktori/folder yang terhubung ke file atau direktori/folder lain. Kalau di Windows biasa kita kenal dengan istilah “Shortcut”.

Tapi tunggu dulu, Symbolic Link itu berbeda dengan Shortcut (.lnk) biasa. Keuntungan Symbolic Link dibanding Shortcut yaitu bahwa dengan symbolic link kita bisa membuat direktori yang secara transparan terhubung ke direktori lain, sehingga isinya terlihat sama. Transparan maksudnya file symbolic link tersebut akan terlihat seperti file atau direktori biasa.

Misalnya, kita menyimpan file-file gambar kita di “D:\Pictures”. Sedangkan kita tahu direktori default untuk gambar alias My Pictures ada di “C:\Documents and Settings\NamaUser\My Documents\My Pictures” (untuk Windows XP). Nah kita bisa membuat direktori My Pictures tersebut menjadi symbolic link ke “D:\Pictures” sehingga isi dari direktori My Pictures tadi tidak lain dan tidak bukan adalah sama dengan “D:\Pictures”.

Windows menyebutnya sebagai Junction Point. Fitur Junction Point ini dapat digunakan pada sistem NTFS pada Windows 2000 dan XP. Sedangkan Vista sudah memiliki fitur Symbolic Link yang menggantikan Junction Point dimana link bisa mengacu ke lokasi remote, bukan hanya ke direktori lokal[1].

Kita dapat mengetahui apakah sebuah direktori merupakan direktori atau junction point dengan perintah dir.

dir

Sayangnya, Windows tidak dipaketkan dengan program untuk membuat junction point ini, sehingga harus membeli Win2K Resource Kit terlebih dahulu. Alternatifnya, Mark Russinovich membuatkan program sejenis untuk membuat junction point[2] tersebut yang dapat diunduh di sini.

Menggunakan Junction v1.05 dari Mark Russinovich

Membuat Junction Point

Untuk membuat junction point dari “C:\Documents and Settings\UserName\My Documents\My Pictures” ke “D:\Pictures”.

  1. Buat direktori “C:\Documents and Settings\UserName\My Documents\My Pictures” jika belum ada.
    md "C:\Documents and Settings\UserName\My Documents\My Pictures"
  2. Pastikan direktori yang akan dijadikan junction point kosong.
  3. Buat junction point.
    junction "C:\Documents and Settings\UserName\My Documents\My Pictures" "D:\Pictures"

Menghapus Junction Point

Untuk menghapus, gunakan -d.
junction -d "C:\Documents and Settings\UserName\My Documents\My Pictures"

Referensi:
1. http://en.wikipedia.org/wiki/NTFS_junction_point
2. http://technet.microsoft.com/id-id/sysinternals/bb896768%28en-us%29.aspx
http://en.wikipedia.org/wiki/NTFS_symbolic_link

Waktu lagi browsing-browsing social networks (facebook maksudnya :) ) tidak sengaja kursor mouse terhenti sejenak di satu nama orang.. Waktu kembali lagi untuk menelusuri halaman lainnya, perasaan ada sesuatu yang muncul di sana.

Ketika dicari-cari, ternyata memang ada yang baru jika kita melakukan mouse-over nama orang di FB. Atau aku saja yang ketinggalan dan baru tau sekarang xP

Tooltip Nama di Facebook

Tooltip saat mouse-over nama di Facebook

Tooltipnya berisi foto profil, nama, jaringan, jumlah mutual friend serta salah lima (bukan salah satu) dari foto-fotonya, juga pilihan-pilihan di bagian bawah seperti tambah sebagai teman, kirim pesan, dan chat. Untuk foto mutual friend sepertinya ditampilkan secara random. Sedangkan pilihan-pilihan yang di bawah hanya muncul sesuai keberadaan orang tersebut (diri sendiri, status online, teman, atau orang lain).

Oke deh sekian dulu, lanjut browsing lagi… :P

Dunia perinternetan kini sudah semakin mendarah daging. Kita bisa melihat dinamika peralihan kebutuhan berinternet dari yang sekedar “bertukar informasi” menjadi “bertukar pikiran” melalui situs blog hingga kini meliputi “bersosialisasi” melalui situs jejaring sosial. Dan hal terakhir inilah yang paling beken di kalangan masyarakat luas.

Siapa yang tidak punya akun Facebook? Siapa juga yang tidak punya akun Yahoo! Messenger? MSN Messenger, Google Talk, Twitter, MySpace, Friendster, atau Multiply barangkali? Bahkan masyarakat yang tidak memiliki komputer atau jarang memakai komputer pun punya akun dan bisa mengaksesnya setiap hari lewat ponsel.

Jika kita sudah eksis (baca: punya akun) di layanan-layanan tersebut sejak beberapa tahun silam, mungkin kita bisa merasakan perubahannya. Layanan-layanan tersebut kini semakin menambahkan fitur-fitur yang lebih personal dan sosial selain dari fitur utamanya.

Instant Messenger contohnya.

Instant messenger (YM, MSN sekarang WLM, GTalk, dsb) yang sering kita pakai untuk chatting pasti mempunyai pilihan status seperti ini:

  • Available / Online
  • Away
  • Busy
  • Appear Offline / Invisible

Status ini dipakai untuk memberitahu keberadaan kita, agar orang lain dapat mempertimbangkan apakah ini saat yang tepat untuk chatting. Kita hanya bisa memilih satu dari empat status tersebut. Lalu kemudian muncullah fitur “custom status message” dimana kita bisa menuliskan sendiri pesan statusnya, sehingga bukan hanya menginformasikan keberadaan, namun juga menjawab pertanyaan “Sedang apa?”. Misalnya status away dengan pesan “pergi makan” atau status busy dengan pesan “lagi rapat” dan sebagainya.

Tapi itu dulu.

Bagaimana dengan sekarang? Sepertinya sekarang pesan status sudah beralih fungsinya menjadi pesan pribadi. Coba perhatikan status teman-teman di messenger Anda. Pesan away yang beberapa tahun silam tertulis “Away”, lalu mulai menjadi “pergi makan”, sekarang bisa menjadi “waaah, makanannya uenaaak bgt dah =)) apalagi makannya bareng si doi~”. Bukan begitu?

Demikian juga dengan Facebook.

Facebook memang sejak awal merupakan situs jejaring sosial. Namun bagi yang sudah facebook-an sejak satu atau dua tahun lalu, mungkin masih ingat hal ini. Di halaman Home atau Profile, kita menjumpai fitur “What’s on your mind?” (Apa yang ada di pikiranmu) untuk menulis post ke wall sendiri. Padahal sebelumnya tulisannya tidak demikian melainkan “<Nama> is …” (<Nama> sedang …) yang lebih mengarah pada apa yang sedang dikerjakan, bukan yang dipikirkan.

Ya begitulah.

Dan aku pun baru saja menuliskan personal message, jawaban dari pertanyaan “What’s on your mind?” di atas. :-)

13 Juny 2010

Posted: June 14, 2010 in Blog-o-sphere, Unusual
Tags: , ,

Kemarin, tanggal 13 Juny 2010, tepatnya pukul 18.53 WIB aku baru aja ngegesek kartu. Ganti hape baru! :) hohoho… Setelah sekian lama punya ponsel Huawei yang ga bisa dicabut kabel chargernya, batre ngedrop, plus ga bisa on lagi sampai kartunya kadaluarsa, serta berkutat dengan  Samsung yang cuma orang tertentu yang bisa buka kunci keypadnya (padahal ga pake PIN), 3Gnya yang udah sekarat, plus mati sendiri kalo di-charge.. >.<

Jadi terhitung sejak tanggal 13 Juny 2010 ini aku beralih menjadi seorang Virtu-V user 8-) hehe.. Samsungnya pensiun ya, kasian udah tua..

Waktu di test produknya, boxnya bagus, casingnya bagus, batrenya bagus, kabel datanya bagus, chargernya bagus, headsetnya bagus, memorinya bagus, suaranya bagus, bluetoothnya bagus, sinyalnya bagus, layarnya bagus.. tapi ada satu yang aneh..

Bukti pembayarannya! :roll:

Dibayar tanggal 13 Juny 2010

Liat deh bagian tanggalnya, di situ tertera DATE: 13 JUNY 10

Lah ini bulan apa ya? :-? Perasaan di bahasa Indonesia itu namanya bulan Juni, kalau bahasa Inggris namanya June.. Mungkin Bank Negara Indonesia (BNI) ini mau nulis pake bahasa Frisia kali ya.. :lol:

Juny is de sechde moanne yn it jier, foar de Gregoriaanske kalinder, en hat 30 dagen. De moanne is neamd nei de Romeinske goadinne Juno, goadinne fan houlikslok. In oare namme foar juny is “Simmermoanne”.
Wikipedy, 2010

Padahal yang lainnya udah benar pakai bahasa Inggris. Mungkin yang salah tukang ketiknya (baca: programmer) kali ya..

Kelinci Kawat

Posted: June 11, 2010 in Crafts
Tags: , , , , ,

Yaa inilah yang dikerjain aku kalo udah mulai menjelang UAS.. Setiap kali mau UAS, ada aja ide yang mau dikerjain.. Kemarin lagi liat2 Twist Tie, terus liat bola gajelas yang dibikin pake kawat bekas, eh jadi kepikiran bikin kelinci dari kawat..

Wire Bunny

Wire Bunny

Gimana gimana o.O lucu kaaaan :D hehehe.. itu wire bunny namanya siapa ya.. Bun-bun aja deh..

Twist Tie

Twist Tie, asal usul munculnya si Bun-bun.

Bahan-bahan yang dipakai cuman sekian meter Twist Tie yang harganya Rp. 10.000,- ($1.11) saja  per gulungnya..

Gimana bikinnya?

Pertama-tama aku sih mulai dari bagian kepalanya dulu. Ambil kira-kira 25 cm buat bikin lingkaran kepalanya, terus bagian ujung yang satunya ditarik sedikit supaya lebih lancip untuk hidungnya, lalu bagian lilitannya untuk leher. Kawat-kawat lainnya dililit-lilit sampai cukup membentuk rangka kepala. Kemudian dibuat juga lingkaran yang lebih kecil, ujung yang satu ditarik pakai ujung jari. Buat dua buah untuk telinganya. Lalu diikatkan ke bagian atas kepalanya. Lalu lilitan ditambah lagi sampai cukup rekat dan kuat.

Wire Bunny Skeleton

Kerangka Wire Bunny

Kerangka Wire Bunny

Kerangka Wire Bunny, tampak atas.

.

Nah, demikian juga untuk bagian badan dan yang lainnya. Untuk badannya, yang pertama kali aku buat itu pasangan kaki depan, yang kemudian diikatkan dengan bagian badannya. Untuk kaki belakang bentuknya mirip telinga, hanya ikatannya dilipat ke atas, lalu ditambah lingkaran untuk membentuk dengkul kakinya. Kalau dilihat, bentuknya kaya gambar di atas.

Nah lalu sama kaya kepalanya, badannya dililit-lilit lagi dengan kawat sampai agak berbentuk, lalu bagian kaki depan dan kepalanya diikat ke badan, demikian juga kaki belakangnya. Tidak ketinggalan ekornya pun dibentuk.

Setelah itu siap-siap untuk 3 jam melilit bagian badannya hingga rekat dan kokoh. 8-) Hingga akhirnya… *tet teret teret… jreng jreng* jadi deh!

Bunny Rabbit

Bun-bunnya udah jadi!

Bunny Rabbit

Mirip ga sama aselinya?

.

In today’s world, everything’s just connected. Global connection services are just nearly everywhere. Cellphones, internet, emails, messenger services, blogs, Facebook, Twitter.. which one don’t you ever use? All of these give us information, fulfill our social needs. We get connected with friends, colleagues, and old buddies on Facebook. We find the most up-to-date and trending statuses on Twitter and so on.

That’s about social thingy we get, how about some games? They’re just a click away.. Everything’s available when we’re connected. Information, news, music, games, etc etc etc…

Thinking about gaming, let me think of something…

Besides of mentioned above, is there any sites where we can get some strength? some power? Maybe something such as a big bash technique or some fantastic whoooozzz to let go of obstacles and to challenge our giants? Or a healing spell to cure our pains…?

Ah okay back to the topic.. =)

Yes, there’s such a site and a connection for those. As you possibly read my post’s title, there’s power in spiritual connection. When David said in 1 Sam. 17:37 “The LORD, who delivered me from the paw of the lion and from the paw of the bear, He will deliver me from the hand of this Philistine.” He got the strength to win over those from God. And the queztion is… How could get it? It’s because he stayed connected with Him.

Don't ever lose your connection even for a sec.

Our spiritual connection with God is always available 24/7, ultra-speed, and the best of all, it’s free of charge! xD Staying online is like downloading a bunch of great toolkits, and critical updates to win over the devil. But stay alerted not lose your connection at any time. It’s like losing what you’ve had so far and you’ll need to start over again. If you were disconnected, you probably don’t realize how easy we might be dragged by the evil..

Well it’s not like the pic above, the connection’s not bounded by any wire. It’s very flexible, even under the deep ocean where no other signal available.. So, don’t be away or disconnected, even for a sec!